Secoretsajak, “cemas yang sangsi”

Pernah aku begitu khawatir dengan apa yang tak bisa diterka, tak aku mengerti. 

Bahwa aku tahu, itu semestinya tak harus di khawatirkan

Tapi aku tak tahu, tentang mengapa bisa aku mengkhawatirkan itu
Pernah juga sesekali aku takut. Tapi aku tak tahu, pada apa aku takut dan mengapa aku takut

Bahwa aku sadar, tak pernah terbesit untuk jadi penakut seperti ini.
Pernah juga aku cemas, pada apa yang tak aku tahu pasti, tentang apa yang harus di camaskan

Bahwa aku tak pernah mengerti dengan yang berkelit di sela tabir yang masih nanti.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s